Sat. Nov 27th, 2021

(searah jarum jam dari atas)Marina Bay Sands dan ArtScience Museum menyala dengan pesan harapanMasuknya Kompas Satu yang terkontrolMeja dan kursi ditutup dengan pitaRak kosong setelah panic buying di supermarket FairPriceDiseaseCOVID-19Virus strainSARS-CoV-2LocationSingaporeIndex caseSentosa, Kepulauan Selatan Tanggal 23 Januari 2020(1 tahun, 9 bulan dan 4 hari) Kasus terkonfirmasi179.095[1] Kasus aktif 30.348Recovered148.408[1]

Kematian339[1] Tingkat kematian0,19%Vaksinasi4.731.066[1] (menerima setidaknya satu dosis)4.670.973[1] (divaksinasi sepenuhnya)10.003.952[1] (dosis diberikan)www.moh.gov.sg/covid-19

Pandemi COVID-19 di Singapura merupakan bagian dari pandemi coronavirus disease 2019 (COVID-19) di seluruh dunia yang disebabkan oleh sindrom pernapasan akut parah coronavirus 2 (SARS-CoV-2). Kasus pertama di Singapura dikonfirmasi pada 23 Januari 2020. Kasus-kasus awal terutama diimpor sampai transmisi lokal mulai berkembang pada bulan Februari dan Maret. Pada akhir Maret dan April, gugus COVID-19 terdeteksi di beberapa tempat tidur, yang segera berkontribusi pada proporsi kasus baru yang luar biasa di negara ini.

Pada 22 Januari 2020, sebuah komite multi-menteri dibentuk dengan Menteri Keuangan Lawrence Wong dan Menteri Perdagangan dan Industri Gan Kim Yong sebagai ketua bersama dan Perdana Menteri Lee Hsien Loong dan Wakil Perdana Menteri dan Menteri Koordinator Kebijakan Ekonomi Heng Swee Keat sebagai penasihat. Pada 23 April 2021, Lee mengumumkan penunjukan Ong Ye Kung sebagai Menteri Kesehatan, ketua bersama komite lainnya bersama petahana Lawrence Wong dan Gan Kim Yong mulai 15 Mei 2021. [2] [3] Singapura juga menyumbang US$500.000 untuk mendukung upaya Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melawan COVID-19. [4]

Menanggapi gelombang pertama COVID-19, Singapura memberlakukan “Perintah Pengendalian COVID-19”, mengumumkan pada 3 April 2020 serangkaian tindakan pencegahan yang ketat yang secara kolektif disebut “penguncian pemutus sirkuit”. Awalnya direncanakan akan diterapkan dari 7 April hingga 4 Mei, penguncian pemutus sirkuit diperpanjang hingga 1 Juni pada 21 April menyusul berlanjutnya penularan yang tidak dilacak di masyarakat. Gugus Tugas Multi-Kementerian pada 19 Mei mengumumkan pendekatan tiga fase untuk melanjutkan kegiatan dengan aman dengan pembukaan kembali kegiatan ekonomi secara bertahap di setiap fase. [5] Fase 1 berlangsung selama 17 hari dari 2 Juni dan berakhir pada 18 Juni, dengan Fase 2 berlangsung selama 6 bulan dan 8 hari dari 19 Juni hingga 27 Desember. Singapura berada di Fase 3 dari 28 Desember 2020 hingga 7 Mei 2021; [6] Setelah munculnya varian Delta, untuk sementara kembali ke Fase 2 pada 8 Mei,[ 7] yang dinaikkan menjadi “Fase 2 Siaga Tinggi” dari 16 Mei hingga 13 Juni, “Fase 3 Siaga Tinggi” dari 14 Juni hingga 21 Juli dan “Fase 2 Siaga Tinggi” dari 22 Juli 2021 hingga 9 Agustus 2021. Ini diikuti oleh “Tahap Persiapan Transisi” dari 10 Agustus 2021 hingga 26 September 2021, sebelum kembali ke fase 2 langkah-langkah Peringatan Tinggi (dijuluki “Fase Stabilisasi”) dari 27 September 2021. [8] [9] [10] Program vaksinasi massal saat ini sedang berlangsung setelah persetujuan dan akuisisi vaksin PFIZER-BioNTech dan Moderna COVID-19. [11] [12]

Pada 26 Oktober 2021, 30.348 kasus aktif tetap keluar dari total 179.095 kasus yang dikonfirmasi, dengan 148.408 pemulihan dan 339 kematian. [1] Singapura saat ini memiliki tingkat kematian kasus sebesar 0,19%, salah satu yang terendah di dunia. Ini memperkenalkan apa yang dianggap sebagai salah satu program pengendalian epidemi terbesar dan tertata paling terorganisir di dunia, bersama dengan sesama negara tetangga seperti Korea Selatan dan Vietnam. [14] Berbagai langkah telah diambil untuk menguji massal populasi untuk virus, seperti mengisolasi orang yang terinfeksi serta memperkenalkan aplikasi pelacakan kontak seperti TraceTogether (baik aplikasi dan token) dan secara ketat mengkarantina orang-orang yang memiliki kontak dekat dengan mereka. Langkah-langkah tersebut telah membantu menghindari penguncian lebih lanjut setelah berakhirnya langkah-langkah penguncian pemutus sirkuit pada Juni 2020.Epidemiologi [edit] kasus COVID-19 di Singapura (vte)Kematian Pulih Dirawat di Rumah Sakit Di Fasilitas Komunitas[i]

JanJanFebFebMarMarAprAprMayMayJunJunJulJulJulAugAugSepSepOctNovNovDecDec

JanJanFebFebMarMarAprAprMayMayJunJunJulJulAugAugSepSepOctOct

# kematian2020-01-231 (n.a.)2020-01-243(+200%)2020-01-253(=)2020-01-26

​1,049(+4.9%)4(+33%)2020-04-03

​1,114(+6.2%)5(+25%)2020-04-04

​1,189(+6.7%)6(+20%)2020-04-05

​2,108(+10%)7(+17%)2020-04-11

​2,299(+9.1%)8(+14%)2020-04-12

​2,918(+15%)9(+12%)2020-04-14

​3,252(+11%)10(+11%)2020-04-15

​5,050(+14%)11(+10%)2020-04-18

​10,141(+11%)12(+9.1%)2020-04-23

12.693(+5,1%)12(=)2020-04-26

13.624(+7,3%)12(=)2020-04-27

​14,423(+5.9%)14(+17%)2020-04-28

14.951(+3,7%)14(=)2020-04-29

15.641(+4,6%)14(=)2020-04-30

​16,169(+3.4%)15(+7.1%)2020-05-01

​17,101(+5.8%)16(+6.7%)2020-05-02

​17,548(+2.6%)17(+6.2%)2020-05-03

​18,205(+3.7%)18(+5.9%)2020-05-04

18.778(+3,1%)18(=)2020-05-05

19.410(+3,4%)18(=)2020-05-06

​20,198(+4.1%)20(+11%)2020-05-07

20.939(+3,7%)20(=)2020-05-08

21.707(+3,7%)20(=)2020-05-09

22.460(+3,5%)20(=)2020-05-10

23.336(+3,9%)20(=)2020-05-11

​23,787(+1.9%)21(+5%)2020-05-12

24.671(+3,7%)21(=)2020-05-13

25.346(+2,7%)21(=)2020-05-14

​27,356(+1.7%)22(+4.8%)2020-05-17

28.038(+2,5%)22(=)2020-05-18

28.343(+1,1%)22(=)2020-05-19

28.794(+1,6%)22(=)2020-05-20

​29,812(+1.5%)23(+4.5%)2020-05-22

30.426(+2.1%)23(=)2020-05-23

31.068(+2,1%)23(=)2020-05-24

31.616(+1,8%)23(=)2020-05-25

31.960(+1,1%)23(=)2020-05-26

32.343(+1,2%)23(=)2020-05-27

32.876(+1,6%)23(=)2020-05-28

33.249(+1,1%)23(=)2020-05-29

33.860(+1,8%)23(=)2020-05-30

34.366(+1,5%)23(=)2020-05-31

34.884(+1,5%)23(=)2020-06-01

​35,292(+1.2%)24(+4.3%)2020-06-02

35.836(+1,5%)24(=)2020-06-03

36.405(+1,6%)24(=)2020-06-04

36.922(+1,4%)24(=)2020-06-05

37.183(+0,71%)24(=)2020-06-06

​37,526(+0.92%)25(+4.2%)2020-06-07

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *